LATIHAN KEPEMIMPINAN DAN KETERAMPILAN MANAJEMEN PEREMPUAN

KEGIATAN 1

LATIHAN KEPEMIMPINAN DAN KETERAMPILAN MANAJEMEN PEREMPUAN

  1. Latar Belakang

Dosen perempuan Kopertis Wilayah IX Sulawesi, merupakan salah satu sumberdaya yang belum termanfaatkan secara maksimal terutama dalam pelaksanaan Tri Dharma PT yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Dalam hal pelaksanaan dharma pendidikan, tampak bahwa tidak ada perbedaan antara dosen pria dengan perempuan. Namun, di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat tampak potensi dosen perempuan kurang termanfaatkan secara maksimal.

Salah satu factor yang menyebabkan belum optimalnya dosen perempuan dalam melaksanaan dharma penelitian dan pengabdian masyarakat adalah karena belum ada wadah menghimpuan potensi tersebut. Meskipun di setiap PTS telah ada lembaga penelitian dan pengambdian masyarakat, namun masih sebagaian besar PTS yang memeiliki lembaga tersebut belum optimal dalam mengembangkan kinerjanya dan terutama pada perlbatan kaum dosen perempuan. Oleh sebab itu, untuk mewujudkan optimalisasi pelaksanaan Tri dharma Perguruan Tinggi bagi dosen-dosen perempuan (baik dosen DPK maupun dosen yayasan) di setiap PTS diperlukan suatu wadah yang khusus menghimpun potensi dosen perempuan, yaitu Pusat kajian Perempuan di bawah lembaga penelitian dan pengambdian masyarakat.

Demi mempercepat terbentuknya wadah tersebut pada setiap PTS dalam lingkup Kopertis Wilayah IX Sulawesi, diperlukan suatu pelatihan khusus yaitu Pelatihan Kepemimpinan dan Ketermpilan Manajemen Perempuan (LKKMP) bagi dosen perempuan sebagai bekal dan persiapan agar dapat mengemban tugas sebagai pengurus Pusat kajian perempuan yang ada di PTS masing-masing.

Pada tahap pertama, telah dilaksanakan pelatihan yang sama terhadap 58 peserta dari utusan berbagai PTS dalam lingkup Kopertis Wilayah IX Sulawesi, selama dua hari dan pendanaan berasal dari kontribusi masing-masing peserta sebesar Rp. 300.000. Namun demikian, kegiatan tersebut belum mencapai target secara optimal baik dari segi jumlah peserta yang sangat terbatas (belum dapat mewakili seluruh PTS yang ada dalam lingkup Kopertis), juga karena waktu pelaksanaan sangat singkat, sehingga materi pelatihan sangat terbatas dan belum maksimal dikuasai oleh peserta. Kesemuanya itu, disebabkan antara lain karena keterbatasan dana yang tersedia untuk penyelenggaraan pelatihan.

Guna ketercapaian maksud tersebut, maka diperlukan dana yang bersumber dari pemerintah berupa DIPA yang dianggarkan tiap tahun, hingga pencapain kinerja akhir yaitu di seluruh PTS telah terbentuk Pusat-pusat kajian perempuan dengan pengurus yang siap dan mampu dalam mengemban tugas selaku pelaksana utama Tris Dharma perguruan Tinggi khususnya dalam hal kajian prempuan.

B. Tujuan

Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai berikut :

1. Meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan keterampilan manajerial bagi dosen perempuan dalam mengemban tugas sebagai pengurus Pusat kajian perempuan di masing-masing PTS.

2. Membuka dan meningkatkan wawasan dosen-dosen perempuan tentang masalah-masalah yang berkaitan dengan gender dan menganalis permasalahannya.

3. Mempercepat terbentuknya Pusat kajian perempuan di PTS dalam lingkup Kopertis Wiayah IX Sulawesi.

C. Mekanisme dan Rancangan kegiatan

1. Pelaksanaan dua angkatan

2. Jumlah peserta tiap angkatan sebanyak 50 orang dosen perempuan, 1 orang utusan dari PTS dalam lingkup Kopertis Wilayah IX, dengan tetap mempertimbangan keseimbangan antara PTS dalam Kota Makassar, Luar Kota makassar dalam propinsi Sulawesi Selatan, PTS dari Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara dan Tengah.

3. Pelaksanaan kegiatan selama 5 hari (40 jam pelajaran)

4. Materi pelatihan meliputi Materi tentang masalah-masalah gender 8 jam, Materi Kepemimpinan 16 Jam, Materi Keterampilan Manajemen 8 Jam dan latihan selama 8 Jam.

5. Rincian materi pelati

a. Masalah-masalah Gender

b. Analisis Gender

c. Leadership

d. Teknik Pemecahan masalah dan pengambilan Keputusan

e. Dinamika Kelompok

f. Tim Building

g. Potensi Diri

h. Motivasi Berprestasi

i. Etika dan kepribadian

j. Problem Solving

k. Teknik Komunikasi Efektif

l. Teknik pembuatan proposal kegiatan

D. Sumberdaya yang dibutuhkan

1. Dibutuhkan dana sebesar Rp. 1.000.000 tiap peserta (1.000.000 x 50 x 2 = Rp. 100.000.000)

2. Penatar dan pelatih berasal dari PSW UNHAS dan UNM, UPSDM Kopertis Wil. IX Sulawesi, UP3K, BPSDMA.

E. Jadwal kegiatan

Pelaksanaan kegiatan direncanakan April 2008 untuk dua angkatan


F. Inikator Kinerja

Indicator

Kondisi 2007

Akhir Tahun 2008

Jumlah dosen perempuan yang telah mengikuti LKKMP

53

153

G. Keberlanjutan

Untuk mempercepat pencapaian target, bahwa tahun 2009 semua PTS dalam lingkup Kopertis Wilayah IX Sulawesi sebanyak kurang lebih 289 PTS telah terbentuk Pusat kajian perempuan, maka UP3K akan melaksanakan pelatihan dengan cara swadana dari PTS yang memerlukan peningkatan kualitas pengurus Pusat kajian perempuan.

H. Penanggung jawab Kegiatan

Penanggung jawab kegiatan adalah salah satu bagian dalam lingkup kantor Kopertis Wilayah IX Sulawesi yang ditunjuk oleh Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi dan Ketua UP3K Kopertis Wilayah sembilan Sulawesi

Makassar, 25 September 2007

Ketua UP3K,


Dr. Hj. Symasiah Badruddin, M.Si

NIP. 131 864 953

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: